Kedudukan Anak Luar Kawin Sebagai Akibat Sanksi Adat Lokika Sanggraha

Studi Putusan Mahkamah Agung No.185/K/KR/1978

Authors

  • Made Widnyani Yogi Permadi Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia, Indonesia
  • Ratna Artha Windari Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia, Indonesia
  • Dewa Bagus Sanjaya Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.979

Keywords:

Hukum, Adat Bali, Lokika Sanggraha

Abstract

Penelitian ini menganalisis kedudukan anak luar kawin dalam hukum adat Bali, khususnya anak yang lahir dari perkawinan lokika sanggraha, serta meninjau implikasinya dalam konteks Putusan Mahkamah Agung Nomor 185/K/Kr/1978. Kajian difokuskan pada status hukum, hubungan kekerabatan, dan pengakuan hak anak luar kawin dalam struktur masyarakat adat Bali. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual untuk menelaah pengaturan adat serta relevansinya dengan perkembangan hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara adat, anak luar kawin lokika sanggraha memiliki kedudukan lemah dan umumnya tidak diakui dalam garis kekerabatan ayah, terutama dalam hak waris, kecuali melalui pelaksanaan upacara adat tertentu. Namun, pada tinjauan Putusan Mahkamah Agung Nomor 185/K/Kr/1978 menunjukkan perkembangan hukum dengan memberikan pengakuan terhadap hak anak luar kawin sebagai ahli waris ibu dan membuka kemungkinan pemenuhan hak nafkah dari ayah berdasarkan pembuktian hubungan darah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat wacana harmonisasi antara hukum adat Bali, perlindungan hak anak, dan prinsip hak asasi manusia dalam kerangka hukum nasional

References

Artawan, I. D. G. T., Saimima, I. D. S., & Efrianto, G. (2022). Implementasi Pengadilan Adat dan Pengadilan Umum Terhadap Tindak Pidana Asusila Lokika Sanggraha. Jurnal Hukum Sasana, 8(2), 229–242. https://doi.org/10.59999/v8i2.1572

Hasan, U., Sasmiar, & Suhermi. (2025). Implementasi Sanksi Adat Terhadap Pelanggaran Hukum Adat di Kabupaten Batang Hari. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(3). https://jhlg.rewangrencang.com/

Nafisa, C., Fadillah, A., Nurul Hadrah, A., & Defrianti, D. (2024). Ruang Lingkup dan Sejarah Lahirnya Hukum Adat. Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 8(4), 1–12.

Rahmawati, N. N. (2021). Budaya Bali dan Kedudukan Perempuan Setelah Menikah (Persfektif Hukum Waris Hindu). Satya Dharma: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1). https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/satya-dhamat

Rakhmat, M. F. I., Farudin, M., Hanjayanto, S. D. P., Fazhilla, A., Darusman, A., & Munawaroh, A. (2025). Analisis Hukum Perkawinan Adat Masyarakat Desa Pulau Buaya Alor dalam Sistem Kekerabatan Adat ditinjau dari Perspektif Hukum Islam. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 29–47. https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i1.480

Rasta, D. M. (2018). Fungsi Awig-Awig Dalam Mengatur Krama Desa Pakraman di Bali. Yustitia Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai, 12(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.62279/yustitia.v12i1

Siregar, F. A. (2018). Ciri Hukum Adat dan Karakteristiknya. Jurnal Al-Maqasid, 4(2), 1–14.

Sugianto, T. (2023). Keberagaman Budaya Indonesia. Tanda: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra, 03(06), 13–16.

Suryanata, I. W. F. (2021). Hukum Waris Adat Bali Dalam Pandangan Kesetaraan Gender. Belom Bahadat: Jurnal Hukum Agama Hindu, 11(2). https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/belom-bahadat

Widyani, I. D. A. (2016). Akomodasi Delik Lokika Sanggraha Dalam Pembaruan Hukum Pidana. Jurnal Hukum Universitas Kristen Indonesia, 2(3), 421–428.

Wulandari, S. A., & Kusuma, F. D. (2023). Analisis Penerapan Sistem Hukum Waris Patrilineal dalam Masyarakat Adat Bali. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 3(2), 80–85.

Yuliyani, A. P. (2023). Peran Hukum Adat dan Perlindungan Hukum Adat di Indonesia. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 02(09), 860–865.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Permadi, M. W. Y., Windari, R. A., & Sanjaya, D. B. (2026). Kedudukan Anak Luar Kawin Sebagai Akibat Sanksi Adat Lokika Sanggraha: Studi Putusan Mahkamah Agung No.185/K/KR/1978. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 6(6), 1501–1507. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.979

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.